Memacu Adrenalin di Trek Tekelan dan Ngaduman (Salib Putih)

Bercengkerama bersama para sahabat (tepatnya saudara) adalah bagian dari kenikmatan hidup nan tak ternilai harganya.

Bukan semata soal gowesnya, tapi ini soal berbagi kisah, canda, dan tawa, bahkan berbagi kopi dan menyesapnya bersama. Yang juga berkesan, tidur di mess tua dan jarang dihuni, luas, banyak bangunan besar gelap dan sepi, plus pohon-pohon raksasa. Sehingga malamnya digoda noni Belanda. Ah, noni nan pemalu, hanya berani menampakkan diri pada pak driver, sedangkan ke kami cuma dicolak-colek di kaki saja.
“Kamu sukanya main kelitikan yaaaah?”

Ini yang terjadi dalam gowes JournalistMTB, SAB Industries Bandung, dan Bronik kemarin. Seru, nikmat, suka, diramu dengan godogan jamu bernama adrenalin. Rasanya pahit-pahit menyehatkan gitu deh. Track Tekelan dan Ngaduman menjadi saksi kebahagiaan kami. Dari ketinggian 1.652 mdpl (Tekelan) dan 1.443 mdpl (Ngaduman), para sahabat melaju melibas turunan hutan pinus, track tanah, rumput, hingga berbatu licin. Tegur sapa warga desa yang luar biasa ramah, membuat hati semakin sumringah. Dan, sempat makan nasi pecel plus keong yang nikmatnya luar biasa.

Pebalap framebike Shahnaz Mumtaz sempat jatuh ke jurang. Yup, sedalam kurang lebih 5 meter dan bahkan posisi Naz tak terlihat dari atas. Alih-alih meringis, ia naik ke atas sambil tertawa-tawa. Di sini manfaat body protector, knee dan elbow decker teruji.

Terima kasih sahabat JMTB, SAB Industries, dan Bronik. Ini petualangan yang cadas. Dan lereng Merbabu nan permai, sungguh kami jatuh cinta padamu.

#framebike #framebikeindo #jmtb #journalistMTB #5tahunSAB #jerseyspeed #speedjersey #bronik #nazbmx #shahnazbmx #shahnazmumtaz #bmx #bmxindonesia

Foto dan video by: Andre Firmansyah, Andika Wahyu, Solihin, Ole Said, Whisnu, dkk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *